mari segera berdamai, sudah tak ada lagi yang melerai.
bagaimanapun kamu adalah aku, dan aku adalah dirimu.
kita sering bersalah sangka karena banyaknya praduga.
hai hati. kau adalah yang aku andalkan memilih pagutan paling tepat. tapi kenapa kau malah bergelok mencari hal yang suka berkhianat.
akhirnya kau kesakitan, bukan?
kau merasa perih, aku yang merintih.
aku mau pergi sendiri jelas mustahil karena kau adalah hakim dari segala keputusan yang aku ambil.
maka, mari berdamai.
mereka bilang, ada bahagia dibalik duka. baiklah aku menunggu bahagia. tapi, mereka kini nampak bahagia? apa mereka sebenernya menutupi duka dengan pura-pura?
sudahlah. besok kita lihat saja apakah kau masih egois atau sudah siap menebar senyum manis.
hai hati, berdamailah.
رب انى ظلمت نفسى فاغفرلى ذنبى فانه لايغفرالذنوب الا انت
Tampilkan postingan dengan label ngaji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngaji. Tampilkan semua postingan
Rabu, 28 September 2016
Sabtu, 24 September 2016
Pengaruh Makanan dan Minuman terhadap Kualitas Hati
Unknown
10.58
No comments
Asalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar saudara seiman? Semoga Allah SWT
senantiasa memberikan kita taufiq dan hidayah-Nya kepada kita dalam menjalani seagala
bentuk aktifitas.
Sebagai manusia, kita sering merasa sangat bahagia,
sedih, semangat, putus asa, bahkan sampai pada benci. Berbagai bentuk perasaan
diatas bisa diakibatkan oleh beberapa hal. Tahukah kita bahwa ternyata apa-apa
yang kita konsumsi setiap harinya memberikan dampak pada kualitas iman dan diri
kita? Sebagaimana nabi Muhammad bersabda yang saya ambil dari kitab wasiyatul
Musthafa.
قال نبى ياعلى من اكل
الحلال صفا دينه ورقّ قلبه ولم يكن لدعوته حخاب
Seseorang yang memakan barang yang halal, maka
bersihlah agamanya serta lembutlah hatinya.
قال نبى يا على من
اكل الشّبهات اشتبه عليه دينه واظلم قلبه
Seseorang yang memakan barang syubhat, maka syubhat
pulalah agamanya , dan hatiya menjadi gelap” syubhat adalah keadaan
yang belum jelas halal dan haramnya.
ومن اكل الحرام مات
قلبه وخفّ دينه وضعف يقينه وحجب الله دعوته وقلّت عبادته
Seseorang yang memakan barang yang haram, maka matilah
hatinya, rendahlah kualitas agamanya, juga lemahlah keyakinannya. Allah pun akan sulit
mengabulkan doanya. Juga, orang ini akan cenderung berat melakukan ibadah.
Dari wasiat diatas, coba kita
baca sekali lagi dan mulai kita renungkan. Bagaimana keadaan kita saat ini?
Apakah hati sudah senantiasa bersyukur, mampu menerima, atau masih memberontak
untuk menjalanakan perinta-Nya. Apakah doa-doa kita sudah terjawab oleh Allah.
Apakah kita juga termasuk golongan orang yang sedikit beribadah? Mari kita
renungkan kembali. Bagaimanapun, hanya kita sendiri yang bisa menilai bagaimana
kondisi iman dan hati kita. Keadaan seperti ini lah yang mungkin disebabkan
oleh makanan minuman yang senantiasa kita konsumsi.
Singkat kata, mulai sekarang mari
kita jaga tubuh kita dari mengkonsumsi barang yang syubhat bahkan haram. Ingat,
barang yang halal pun bisa menjadi haram bila asal muasalnya didapat dengan
cara yang haram. Maka, alangkah baiknya kita waspada terhadap makan dan minuman
yang sering kita hadapi. Semoga Allah senantiasa menjaga diri kita dari barang
yang haram.
Langganan:
Postingan (Atom)
